Selasa, 19 Februari 2013

Story of Friends #3


Hani, Bella, Weki, and Tante

Semua kembali tanpa kata maaf, tapi dengan atau tanpa kata maaf semua itu sudah utuh lagi. Karena memang bukan kata maaf yang aku harapkan, tapi akhir dari semua ini. Awalnya aku berpikir kalau ini tidak akan pernah berakhir, namun karena keridhoan dan takdir yang sudah kau tulis ya Allah. Kami kembali seperti dulu lagi, tertawa, saling menciptakan kelucuan dan kejailan bersama, membuat gaduh dikelas bahkan saat guru sedang menerangkan dan itu adalah kebersamaan kami yang aku rindukan. Terima kasih Allah 

Aku mengambil sebuah pelajaran atas semua kejadian ini, bahwa persahabatan belum bisa dikatakan sebuah persahabatan jika diantara kami belum ada kejadian seperti ini. Dan sekarang kami kembali karena Kau yang mengizinkannya.

Aku sadar bahwa mereka mungkin bukan my real the best friendship I’ve ever had. Tapi mereka adalah hari-hari ku, but they’re really real, mereka adalah satu-satu nya sahabat terbanyak yang pernah aku dapatkan hingga saat ini. Entah setelah hari KELULUSAN nanti  kami masih bisa bertemu lagi atau kah hari pengumuman kelulusan itu adalah hari terakhir kami menumpahkan air mata kebahagiaan (amin) bersama ?. setelah hari itu apa kami akan tetap menjadi “kami” atau kami akan menjadi aku. Hanya aku, karena kami akan melangkah dan keluar dari sekolah. Menghadapi dunia yang  telah Kau siapkan seorang diri.
Aku tau mereka tidak akan pernah menghilang tapi setiap hari yang kulalui akan berubah total tanpa kehadiran mereka. tanpa senyum dan canda mereka, keisengan mereka dan tangisan yang kadang tercipta. Saat ini kami berjuang dan bergandengan tangan bersama, membuat sebuah lingkaran yang suatu hari akan menghilang karena air mata kebahagian. Air mata kebahagian itu adalah LULUS ya Allah J.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar