Entah
kenapa belakangan ini aku merasa bahwa kami semakin menjauh, semakin jarang
berkumpul. 2 minggu yang lalu tawa itu terus terdengar tanpa henti. Keceriaan
dan kebahagian mengelilinginya. Namun sekarang aku tidak melihat bahkan
merasakannya lagi Tuhan. Apa yang terjadi pada kami ?, suasana kelas jadi sepi
tanpa kejailan dan tawa keras kami yang mengakibatkan semua mata seakan tertuju
pada kami. Disaat suasana kelas sepi, hanya kami yang terus tertawa karena
saling menjaili.
Allah,
bisakah waktu berhenti hanya disaat kami bersama ?, mereka adalah hal terunik
yang pernah Kau ciptakan dan Kau selipkan di dunia putih abu-abu ku. Hanya
tinggal beberapa bulan lagi kami melangkah bersama, setelah itu dunia telah
menanti kami. Iringi setiap langkah kami dengan ridho mu ya Allah
Dan
semua yang kami lakukan disaat ini adalah apa yang akan kami dapatkan di masa
depan yang telah Kau siapkan. Senyuman dan selalu berpikir positif akan
mendapat balasan yang memang sesuai. Kami berjuang bersama, kami tertawa
bersama, kami melangkah bersama, dan ingin melangkah keluar dari gerbang
sekolah juga bersama. Tidak ada satu pun yang akan tertinggal. Tidak ada air
mata kesedihan ataupun penyesalan.
Kami
ingin saat kami keluar, kami melambaikan tangan dan melihat air mata kebahagian
yang diteteskan oleh semua guru kami. Dengan senyum di wajah mereka tapi air
mata yang tak berhenti mengalir serta doa yang selalu bergumam dari mulut
mereka untuk kami
.
1
impian lagi Allah, dan 1 doa kita bersama. Bahwa keyakinan dan kepercayaan akan
mengantarkan kami ke gerbang keLULUSan. Serta doa dan usaha yang tak henti akan
kami lakukan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin. Dan ridho dari-Mu.
AMIN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar