Selasa, 26 Februari 2013

(: AL :)


Pak Al and Me :)
Rahmadi AL
Kalian tau siapa dia ?. Dia ga sempurna karena dia bukan Tuhan, dia juga ga jahat karena dia bukan seorang penjahat. Dia juga bukan penyihir karena dia bukan seorang Harry Potter. Dia juga bukan vampire karena dia bukan seorang Edward Cullen. (ngaco ya gue dari tadi) haha oke oke.

Dia hanya seorang guru biasa yang menurut gue terlahir dengan punya banyak keberuntungan dan anugrah dari Allah. Selain ganteng, manis, cool-cool gimana gitu (jangan nge-fly ya pak :p), dia itu pinter banget. Dia menilai orang dengan cara nya sendiri. Bukan karena komentar orang lain. Entah bagaimana cara dia menilai seseorang, yang pasti orang-orang disekitarnya sulit untuk menebak.


Pak Al and Ibnu Adam :D
Yap, dia pribadi yang sulit di tebak (emang tts), sulit untuk dibaca (dikira novel kali ya), dan sulit untuk dipahami (kalah rumus matematika), haha. But seriously, he’s so mysterious. But I like him, I don’t know why, and I can’t explain anymore. He’s like have a magnet. Dia bisa narik semua cewek-cewek (termasuk guru mungkin, ehem) untuk deket sama dia. Dia punya aura yang bijaksana dan berkharisma. Seperti perdana menteri India, Mahatma Gandhi dan presiden Indonesia yang pertama Pak Soekarno.

Dia punya sesuatu yang entah dia sadar atau engga, sulit untuk digambarkan. Saat ini dia adalah salah satu motivator terbesar dari dia. Gue belajar lagi arti kesabaran, arti sebuah kepercayaan, dan sebuah kekecewaan. Sempet down pas dia bilang “Bapak engga marah, Cuma sedikit kecewa aja”. Terlintas sejenak sih apa yang bakal terjadi, dan akhirnya bener dugaan gue. Maka dari itu, dari dulu gue takut kalo ada orang yang percaya dan terlalu sayang sama gue (pede banget). Gue paling takut ngecewain mereka, dan itulah yang terjadi.

Sampai saat ini, dia gatau kalo sebenernya gue sedikit nge-fans juga sama dia. Tapi jangan sampe dia tau kali yaaaa, bisa nge-fly kaya nya kalo dia tau gue nulis ini buat dia hahahaa.
Me and Pak Al
But, Pak Al, ini bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih eka untuk Bapak. Karena bapak menilai eka dengan cara Bapak sendiri. Bapak ngeliat eka engga kaya orang lain, engga kaya orang-orang yang eka liat selama ini.

Terima kasih untuk semua nya Pak, dan satu lagi J jangan pernah capek untuk ngajarin Mamad untuk LULUS UN 2013 ya J.
Yeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee ( sambil lompat-lompat )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar