Sabtu
23 Februari 2013
Hari
ini matahari masih terbit dari barat dan menghangatkan bumi dengan sinarnya.
Embun pagi masih membasahi rumput yang hijau. Suara ayam jago yang berkokok di
depan rumah ku masih kudengar. Dan aku masih bisa membuka mata dan menghirup
sejuknya udara pagi yang menyambut hari sabtu ku.
Seperti
biasa, hari ini aku ada kegiatan PM atau Pendalaman Materi. Sebenarnya kegiatan
ini hanya membahas soal-soal try out yang sudah kami lalui. Entah kenapa hanya
seperti ini, berjalan seperti ini setiap sabtu. Hari ini aku cukup senang dan
satu senyuman bisa terlukis di wajah ku. Yup, aku mendapat nilai 88 untuk mata
pelajaran bahasa Indonesia. Aku senang walaupun hanya try out, setidaknya aku
tau kemampuan ku. Aku berharap aku bisa mempertahankannya, bahkan mungkin akan
lebih tinggi.
Selain
itu, hari ini juga aku berkumpul lagi dengan Para Mamad. Singkatan untuk “Mahir
Matematika Bersama Pak Rahmad”. Hahaha yang ada di benak ku saat itu sih hanya,
lucu dan kocak aja. Bisa aja menemukan singkatan yang seperti itu.
Mamad
adalah program obsesinya guru Matematika kami (tidak boleh menyebutkan merk
dagang). Anggota awalnya hanya ada aku, sukma, ibnu, dan feby. Namun karena
mungkin kata Pak Al kurang seru, maka beliau menyebarkan tiket VIP lagi untuk
anak AK. Dan itu terdiri dari Ranita, Ica, dan…….. Cina.
Untuk
pertama kalinya, kami belajar bersama. Sebenarnya sih masih kurang anggota nya.
Mereka itu, ibu Negara dan kaka ning nong. Mereka ga bisa ikut karena harus
latihan nari (sayang sekali …!). Tapi tak apa lah, mungkin minggu depan J.
Okey
here we go, kita ngerjain soal matematika cepet-cepetan. Tujuannya sih supaya
kita tau aja speed atau kecepatan kita dalam menghitung dan mengerjakan soal.
Oia guys, taruhannya : siapa yang point nya paling banyak, dia berhak di salami
oleh semua anak-anak. Dan kita mulai dengan soal pertama, yaitu matriks. Emm
lumayan mudah, dan aku menjadi orang yang pertama untuk mendapatkan point itu.
Soal
berlanjut dan otak kami juga semakin pusing dengan angka-angka. Sebagai
selingan nya Pak Al selalu membekali kami dengan sebotol air mineral dan
cemilan-cemilan kecil lah. Itu adalah sesajen di setiap ritual Mamad kami.
Finally,
last point is, me and ranita win J
yeyeyey (nari-nari di lapangan sambil pake pom-pom). Dan mereka-mereka semua
salim sama kita hahaha (ketawa ala orang-orang jahat kaya di sinetron-sinetron
:D).
Dan
sabtu itu berakhir seperti itu, simple but beautiful for me. Why ?, because the
people I loved is there, beside me. I always said thanks to Allah for every
moment I get it with them.
Dan
rencana nya, untuk try out yang akan datang kita juga mau ngadain taruhan lagi.
Lucu kali ya, kata Pak Al. entah taruhannya apa, aku tidak mendengarnya.
I
just wish “the Mamad can get 10 point for Math Final Exam (banter-banter 8 lah
:D).
I
WISH, I HOPE, AND I PRAY FOR THAT J.
Thanks
Allah, Thank You Very Very Much.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar