Selasa, 27 Maret 2012

blog-klopedia


“Stress musuh berat kulit kita”

Bukan mitos loh, stres memang merusak kulit. Soalnya, stres itu mengeluarkan hormon cartisol. Peningkatan kadar cartisol dalam tubuh merupakan hal positif karena menyuntikkan energi untuk “berperang”. Penting kan tuh kalo kamu sedang di buru-buru tugas sekolah ? , tapi terlalu banyak cartisol bisa berbahaya.
Disaat stres, kadar cartisol cenderung melonjak selama beberapa hari, minggu, bahkan bulan. Akibatnya, kulit pun meradang, jelas Dr. Amy Wechsler, M.D. , ahli kulit dan psikiater yang berdomisili di New York. Peradangan itu kemudian menyebabkan kulit kering, sensitif dan bahkan berkeriput.

1. Teruskan jadwal perawatan kulit kamu dan gunakan produk yang tepat

Seterlambat apapun kamu tiba di rumah jangan malas cuci muka dan memakai pelembab sebelum tidur. Gunakan produk yang tepat untuk masalah kulit yang kamu hadapi.

a. jika kamu berjerawat,
pakailah produk perawatan yang mengandung 2 % salicylic acid dan pembersih wajah dengan kandungan benzoyl peroxide. Karena bersifat anti bacteri dan anti radang, benzoyl peroxide membuat kulit kering dan terasa perih dibandingkan salicylic acid. Karena itu Dr. Amy menganjurkan produk yang hanya mengandung 5 % atau kurang benzoyl peroxide untuk wajah yang berjerawat.
Dalam kasusu wajah berjerawat, jangan berlebihan memakai produk perawatan. Sekali sehari cukuplah. Memakai terlalu banyak produk anti jerawat sekaligus hanya akan membuat kulit semakin meradang.

b. jika kulit kering atau gatal, pelapis kulit alamiah yang membungkus kelembaban menjadi lemah. Cairan dalam kulit pun menguap lebih cepat dan membuat kulit kering. Jika kamu tidak memakai pelembab, mulailah memakainya satu hari sekali setelah kamu mencuci muka. Jika kamu mencuci muka sehari sekali, sekarang lakukanlah 2x sehari. Dr. Amy menganjurkan krim dan lotion yang mengandung humectant seperti glycerin atau hyaluronic acid yang menarik air dan menahannya di kulit. Jika kulit kamu kering dan rentan jerawat, carilah lotion yang bebas minyak dan non-comedogenik.

c. jika kulit kamu sensitif, atasilah dengan memakai produk tanpa bahan pewangi dan tidak / sedikit menyebabkan alergi. Pastikan kamu membaca label produk dengan cermat.

d. jika kulit kamu berkeriput, itu berarti kulit kamu kering. Gunakan produk untuk mengatasi kekeringan dan mengandung antioksidan (misalnya teh hijau).

2. Gunakan sunscream

“matahari menyebabkan stress oksidatif pada permukaan kulit dan menimbulkan peradangan. Akibatnya kulit kamu sering berjerawat, cepat berkeriput, dan kering,” jelas Dr. Amy. Carilah sunscream yang memebri perlindungan luas (dari sinar UVA dan UVB) dan mengandung sedikitnya 90% zinc oxide atau titanium oxide serta SPF 30 atau lebih.

3. Batasi karbohidrat dan gula

Dalam keadaan stress orang sering pengen makan karbohidrat dan gula padahal justru kedua bahan pangan itulah yang harus dihindari. Riset menunjukkan bahwa jika kita makan banyak karbohidrat dan gula, kadar cortisol kita akan melonjak. Menu berimbang yang terdiri atas protein tanpa lemak, sayur, dan buah bisa memasok zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk meredakan peradangan.

4. Tidurlah dengan baik

Stress dan kurang tidur cenderung berdampingan jadi jika kamu terserang stres, jangan perburuk keadaan dengan begadang. Siapkan diri dan lingkungan agar kamu cepat tidur. Bersihkan dan rapikan kamar, hindari kafein, padamkan pesawat televisi, matikan lampu, minumlah susu, berhentilah main ponsel dan internet. Targetkan tidur 8 jam setiap malam.



sumber : TEEN edisi 245 tahun XVII

Tidak ada komentar:

Posting Komentar