“Stress
musuh berat kulit kita”
Bukan
mitos loh, stres memang merusak kulit. Soalnya, stres itu mengeluarkan hormon
cartisol. Peningkatan kadar cartisol dalam tubuh merupakan hal positif karena
menyuntikkan energi untuk “berperang”. Penting kan tuh kalo kamu sedang di
buru-buru tugas sekolah ? , tapi terlalu banyak cartisol bisa berbahaya.
Disaat
stres, kadar cartisol cenderung melonjak selama beberapa hari, minggu, bahkan
bulan. Akibatnya, kulit pun meradang, jelas Dr. Amy Wechsler, M.D. , ahli kulit
dan psikiater yang berdomisili di New York. Peradangan itu kemudian menyebabkan
kulit kering, sensitif dan bahkan berkeriput.
1. Teruskan jadwal perawatan kulit kamu
dan gunakan produk yang tepat
Seterlambat apapun kamu tiba di rumah jangan malas
cuci muka dan memakai pelembab sebelum tidur. Gunakan produk yang tepat untuk
masalah kulit yang kamu hadapi.
a.
jika kamu berjerawat,
pakailah
produk perawatan yang mengandung 2 % salicylic acid dan pembersih wajah dengan
kandungan benzoyl peroxide. Karena bersifat anti bacteri dan anti radang,
benzoyl peroxide membuat kulit kering dan terasa perih dibandingkan salicylic
acid. Karena itu Dr. Amy menganjurkan produk yang hanya mengandung 5 % atau
kurang benzoyl peroxide untuk wajah yang berjerawat.
Dalam
kasusu wajah berjerawat, jangan berlebihan memakai produk perawatan. Sekali
sehari cukuplah. Memakai terlalu banyak produk anti jerawat sekaligus hanya
akan membuat kulit semakin meradang.
b.
jika kulit kering atau gatal, pelapis kulit alamiah yang membungkus kelembaban
menjadi lemah. Cairan dalam kulit pun menguap lebih cepat dan membuat kulit
kering. Jika kamu tidak memakai pelembab, mulailah memakainya satu hari sekali
setelah kamu mencuci muka. Jika kamu mencuci muka sehari sekali, sekarang
lakukanlah 2x sehari. Dr. Amy menganjurkan krim dan lotion yang mengandung
humectant seperti glycerin atau hyaluronic acid yang menarik air dan menahannya
di kulit. Jika kulit kamu kering dan rentan jerawat, carilah lotion yang bebas
minyak dan non-comedogenik.
c.
jika kulit kamu sensitif, atasilah dengan memakai produk tanpa bahan pewangi
dan tidak / sedikit menyebabkan alergi. Pastikan kamu membaca label produk
dengan cermat.
d.
jika kulit kamu berkeriput, itu berarti kulit kamu kering. Gunakan produk untuk
mengatasi kekeringan dan mengandung antioksidan (misalnya teh hijau).
2. Gunakan sunscream
“matahari
menyebabkan stress oksidatif pada permukaan kulit dan menimbulkan peradangan.
Akibatnya kulit kamu sering berjerawat, cepat berkeriput, dan kering,” jelas
Dr. Amy. Carilah sunscream yang memebri perlindungan luas (dari sinar UVA dan
UVB) dan mengandung sedikitnya 90% zinc oxide atau titanium oxide serta SPF 30
atau lebih.
3. Batasi karbohidrat dan gula
Dalam
keadaan stress orang sering pengen makan karbohidrat dan gula padahal justru
kedua bahan pangan itulah yang harus dihindari. Riset menunjukkan bahwa jika
kita makan banyak karbohidrat dan gula, kadar cortisol kita akan melonjak. Menu
berimbang yang terdiri atas protein tanpa lemak, sayur, dan buah bisa memasok
zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk meredakan peradangan.
4. Tidurlah dengan baik
Stress
dan kurang tidur cenderung berdampingan jadi jika kamu terserang stres, jangan
perburuk keadaan dengan begadang. Siapkan diri dan lingkungan agar kamu cepat
tidur. Bersihkan dan rapikan kamar, hindari kafein, padamkan pesawat televisi,
matikan lampu, minumlah susu, berhentilah main ponsel dan internet. Targetkan
tidur 8 jam setiap malam.
sumber : TEEN edisi 245 tahun XVII
Tidak ada komentar:
Posting Komentar